Terlanjur Menjadi Tokoh



Diantara kita, pasti ada yang punya cita-cita untuk memperbaiki keadaan masyarakat, dengan menjadi tokoh, figur, atau pemimpin. Ini tentu adalah cita-cita yang baik, dan sangat ditekankan di dalam Islam. Hanya saja, kita tetap harus berharti-hati. Niat yang baik yang disusul dengan upaya yang baik, sama sekali tidak menjamin diri kita akan menjadi orang yang baik selamanya.

Islam menyatakan bahwa siapa saja yang berniat memperbaiki masyarakat, seharusnya ia terlebih dahulu memperbaiki dirinya sendiri. Mulailah upaya itu dari sekarang, dan jangan ditunda-tunda. Jika kita menunda-nunda, kita akan terjebak ke dalam situasi di mana kita terlanjur menjadi tokoh. Di saat itu, masyarakat mengagumi dan menjadikan kita sebagai orang yang terpercaya. Padahal, diri kita sendiri belumlah benar.

Banyak di antara kita yang memiliki tekad sekaligus amanah untuk memperbaiki masyarakat. Sebagian dari kita malah sudah memiliki "gelar" ustadz, aktivis, intelektual, atau tokoh di tengah-tengah masyarakat.

Akan tetapi, agama mewanti-wanti kita untuk berhati-hati dengan persepsi tokoh yang melekat pada diri kita tersebut. Bukannya merupakan tanda kebaikan, posisi dan ketokohan kita itu malah menjadi indikasi sangat buruknya posisi kita di hadapan Allah. Itu akan terjadi manakala kita sebenarnya tidak memiliki kelayakan atau kapasitas untuk menjadi tokoh.


Hayuu kita sholawatan

يَا رَسُولُ اللهِ سَلَام عَلَيْكَ - يَا رَفِيعَ الشَّانِ وَالدَّرَج عَطْفَة يَا جِيرَة الْعَلَم - يَا أَهَيْلَ الْجُودِ وَ الْكَرَمِ

Pada Tanggal 27 Rojab - Nabi Muhammad Berisro Miroj Berangkat Dari Kota Mekah Yang Mulya - Sampai ke Palestina

الله الله الله الله الله الله (2x)

Di Temani Jibril Yang Mulya - Di Perjalanan Selalu Setia Mendampingi Nabi Tercinta - Atas Perintah Dari Tuhan-nya

Allah Yang Maha Kuasa Segalanya

الله الله الله - الله الله الله (2x)

Di Perjalanan Allah Tunjukan - Bermacam-macam Bentuk Siksaan agar jadi Peringatan Untuk kita Semua insan - Agar Senantiasa Beriman

الله الله الله - الله الله الله (2x)

Ada Yang Hancur Kepalanya - Yang Suka Meninggalkan Sholatnya Dan Bagi Yang Rajin Sodakohnya Allah Membalas Dengan Pahala -

Dan Juga Dengan Berlipat ganda الله الله الله - الله الله الله (2x)

Ada Juga Yang Ditenggelamkan - Dalam Air Darah Dan Nanah

Kemudian Jibril Berkata Itu Siksaan Pemakan Riba Uang Riba Haram Selamanya

الله الله الله - الله الله الله (2x)

Kemudian Rosul Melihat - Rombongan Dari Kaum Wanita Yang Di Gantung Seluruh Rambutnya Dan Dililit Ular Berbisa

-

Wanita Yang Mengumbar Auratnya

الله الله الله - الله الله الله (2x)

Rosul Tiba Dipalestina - Di Masjid Aqso Yang Mulia

Dan Naik Ke Sidrotil Muntaha - Berjumpa Dengan Allah Ta'ala

Dapat Tugas Solat 5 Waktunya

الله الله الله - الله الله الله (2x)

Semoga Kita Umat Manusia - Menjalankan Perintahnya Solat Fardu 5 Waktunya - Jangan Sampai Ditinggalkan Nya 

Waktu , Anak dan Orang Tua

CUMA SEBENTAR JANGAN DI SIA-SIA KAN

1. Masa Intim
 adalah ketika anak berusia 0-8 tahun. Masa dimana anak menempel terus kepada ortu. Masa manja-manjanya seorang anak, sehingga ia tidak sungkan dipeluk dan memeluk ortunya. Inginnya kemana2 bersama orang tuanya dan sangat mudah untuk diajak ikut oleh orang tuanya.

2. Masa Kritis

Masa Kritis adalah ketika anak berusia 9-13 tahun. Masa dimana anak sudah masuk sekolah dasar dan mulai sibuk dengan lingkungan sekolah dan teman seusianya.

Di masa kritis ini, anak mulai belajar dari banyak sumber, termasuk dari guru dan teman nya. Ia juga mulai membandingkan perlakuan orang tuanya dengan perlakuan orang tua dari temannya.

Dari sumber belajar yang beragam tadi, seorang anak di masa ini mulai bersikap kritis terhadap pendapat orang tuanya. Lalu bertanya dan membantah, sehingga muncul perbedaan pendapat dengan ortunya.

Di masa ini juga mulai muncul perasaan tidak puas, kecewa atau sakit hati terhadap perlakuan orang tuanya yang tidak sejalan dengan keinginannya. Lalu memorinya menyimpan hal tersebut, sehingga ia mulai menjaga jarak kepada orang tuanya.

Di masa ini hati2 bersikap dengan anak ya mak. Jangan sampe masa kritis ini membuat jarak kita sebagai ortu ke anak.
 
3. Masa Sibuk

Masa sibuk adalah ketika anak berusia 14-23 tahun. Ini masa dimana anak sudah sibuk dengan kegiatan sekolah di SMP, SMA dan perguruan tinggi.

Pergaulan mereka juga biasanya makin luas, sehingga waktu bersama orang tuanya makin terbatas. Apalagi jika anak di sekolahkan di pesantren atau kuliah di lain kota.
 Bagaimana bahasa tubuh mereka ketika dipeluk? Sudah mulai susah dan malu untuk dipeluk. Apalagi jika dipeluknya di tempat umum. Anak lelaki apalagi makin susah untuk diajak berpelukan oleh ayah ibunya.
Keadaan menjadi berbalik. Dulu anak yang inginnya nempel terus kepada orang tuanya. Di fase sibuk ini, ortu yang inginnya nempel dengan anaknya. 

Bagi seorang ayah, ia ingin menggunakan waktunya yang sedikit (quality time) di tengah karirnya yang sedang menanjak untuk "bermesraan" dengan anaknya, tapi ternyata anaknya udah ogah. Patah hati deh orang tuanya....hadeuhh..

4. Fase mandiri

Masa Mandiri adalah masa di mana anak berusia 23 tahun ke atas atau masa anak sudah bekerja atau menikah. Inilah masa anak sudah seharusnya mandiri dan kita sebagai ortu harus siap mental menghadapinya.
Masa yang paling membahagiakan bagi orangtua dan anak adalah di fase intim. 

maka dari itu jangan sia-siakan masa intim tersebut. Ia adalah golden moment, sekaligus golden age. Punyalah waktu untuk anak ketika mereka kecil, sebelum mereka tidak mempunyai waktu untuk kita.

Yang abadi hanyalah  Doa yang dipanjatkan orang tua kepada anaknya. Dan doa yang dipanjatkan anak yang sholih kepada orang tuanya. Doa itulah yang menyambung kembali kebersamaan anak dengan orang tuanya. Nanti di akhirat kelak.

Yuk bikin setiap waktu berharga buat anak, buat kenangan indah bersama mereka.

Apakah Meminta Bantuan Jin DiBolehkan?

*═════ ◎•❀•◎﷽◎•❀•◎ ═════*

🪶 Bermu’amalah dengan bangsa jin tidak semuanya terlarang. Meminta bantuan mereka pun tidak semuanya syirik. Para ulama telah merincikan hal ini dalam kitab mereka. Di antaranya yaitu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah, beliau mengatakan bahwa permintaan bantuan manusia kepada jin ada tiga keadaan, yaitu:

▪️ Pertama, meminta bantuan mereka dalam hal ketaatan kepada Allah ﷻ. Seperti menjadikannya wakil untuk menyampaikan syariat. Misalnya seorang memiliki sahabat dari bangsa jin mukmin, kemudian jin itu mengambil ilmu darinya, lalu ia pun menyampaikan ilmu itu (syariat) kepada kaumnya. Hal ini hukumnya boleh, bahkan bisa jadi menjadi hal yang terpuji yang dituntut dari syariat karena ini merupakan dakwah.

🍂 Hal ini sebagaimana yang difirmankan oleh Allah ﷻ dalam Al-Qur’an tentang bangsa jin yang mendengar Al-Qur’an dari Rasulullah ﷺ kemudian mereka sampaikan kepada kaum mereka. Allah ﷻ berfirman:

وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِّنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوا أَنصِتُوا ۖ فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَىٰ قَوْمِهِم مُّنذِرِينَ ، قَالُوا يَا قَوْمَنَا إِنَّا سَمِعْنَا كِتَابًا أُنزِلَ مِن بَعْدِ مُوسَىٰ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ وَإِلَىٰ طَرِيقٍ مُّسْتَقِيمٍ، يا قَوْمَنَا أَجِيبُوا دَاعِيَ اللَّهِ وَآمِنُوا بِهِ يَغْفِرْ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُجِرْكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ، وَمَن لَّا يُجِبْ دَاعِيَ اللَّهِ فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍ فِي الْأَرْضِ وَلَيْسَ لَهُ مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءُ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

_"Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Quran, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan(nya) lalu mereka berkata: “Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan."_

_"Mereka berkata: “Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al Quran) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus."_

_"Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih."_

_"Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah maka dia tidak akan melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata."_ (QS. Al-Ahqaf: 29-32)

▪️ Kedua, meminta bantuan mereka dalam perkara yang mubah. Hal ini hukumnya juga mubah (boleh) tapi dengan syarat bahwa wasilahnya harus mubah pula, jika wasilahnya haram maka hukumnya juga haram. Seperti apa yang pernah terjadi di zaman Umar bin Khaththab radhiyallahu 'anhu, disebutkan bahwa:

🌿 Umar bin Khaththab terlambat datang dari perjalanan safarnya, sehingga membuat resah pikiran Abu Musa radhiyallahu anhu. Lantas para sahabatnya pun berkata: “Ada seorang wanita dari penduduk Madinah memiliki sahabat dari bangsa jin, coba kalau engkau perintahkan wanita itu untuk mengutus sahabatnya tersebut (jin) untuk mencari Umar.”

Abu Musa pun melakukannya. Jin itu pun berangkat kemudian selang beberapa waktu ia kembali seraya berkata:

إن إمير المؤمنين ليس به بأس، وهو تسم إبل الصدقة في المكان الفلاني

_“Amirul mukminin baik-baik saja, beliau sedang menggembalakan unta-unta zakat ditempat anu.”_ (Akamul Marjan fi Ahkamil Jan: 38, Al-Qaulul Mufid: 2/63)

▪️ Ketiga, meminta bantuan dalam hal yang haram. Seperti minta bantuan untuk mengambil harta orang lain maka hukumnya haram. Apabila wasilahnya mengandung kesyirikan seperti harus dengan memberikan tumbal atau sesuatu sebagai bentuk taqarrub kepada mereka maka hukumnya menjadi syirik. Apabila wasilahnya tidak ada kesyirikannya maka hukumnya maksiat. Inilah yang dimaksud dalam ayat:

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

_"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan."_ (QS. Al-Jin: 6)

✍🏻 Diringkas dari penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah dalam Al-Qaulul Mufid: 2/62-63

Demikianlah keterangan para ulama berkaitan dengan perincian meminta bantuan kepada jin. Semoga bermanfaat.

🔰Semoga bermanfaat

Cek Ongkir/pengiriman

Jam

Tanggal

cek